Martin Manurung Apresiasi Kinerja Himbara di Tengah Kondisi Pandemi

    Martin Manurung Apresiasi Kinerja Himbara di Tengah Kondisi Pandemi
    Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Y Manurung

    JAKARTA -   Komisi VI DPR RI mengapresiasi kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perbankan yang dinilai tetap berjalan dengan baik meski di tengah kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Y Manurung mendorong agar Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat semakin dominan di segmennya masing-masing sebagai perpanjangan tangan negara terhadap akses perbankan di masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Martin dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama (Dirut) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Dirut PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Dirut PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan  Dirut PT Tabungan Negara (Persero) Tbk, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

    "Kita tahu bahwa sebenarnya setiap bank ini memiliki misi kenapa dia kemudian menjadi bank milik negara, ada bank yang untuk mendorong korporasi, ada bank untuk mendorong nasabah kecil seperti BRI, juga ada bank yang didorong untuk mendukung sektor perumahan seperti BTN. Jadi saya pikir kekhususan-kekhususan ini tetap harus ada di bank-bank milik negara, " ujar Martin.

    Selain itu, Martin saat membacakan kesimpulan rapat mengatakan bahwa Komisi VI DPR RI meminta ke-empat bank milik negara yakni BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN untuk terus berupaya meningkatkan akses perbankan masyarakat melalui berbagai channel layanan perbankan khususnya untuk masyarakat menengah ke bawah yang belum bankable.

    "Melaksanakan program-program kerja dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Bersinergi dan selalu berinovasi dalam rangka memperluas market share Bank BUMN secara nasional, regional maupun global, serta meningkatkan kinerja perusahaan dan menjamin kualitas layanan dan keamanan transaksi perbankan khususnya melalui channel digital, " sebut politisi Partai NasDem tersebut.

    Sebagai bentuk pemulihan ekonomi nasional, Himbara diminta melakukan pendampingan kepada pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) dan usaha ultra mikro dalam rangka meningkatkan daya saing para pelaku usaha tersebut. Selain itu, Himbara juga diminta untuk dapat mengantisipasi naiknya transaksi masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri serta mengantisipasi dampak situasi perekonomian global dan potensi inflasi. (bia/sf)

    Martin Y Manurung DPR RI KOMSI VI NASDEM
    Admin

    Admin

    Artikel Sebelumnya

    BKSAP Soroti Sinkronisasi Data-Fakta Kemiskinan...

    Artikel Berikutnya

    Kasad Jenderal Dudung Beri Penghargaan Atas...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 185

    Postingan Tahun ini: 811

    Registered: May 25, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Postingan Bulan ini: 177

    Postingan Tahun ini: 1111

    Registered: Nov 21, 2020

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 125

    Postingan Tahun ini: 224

    Registered: Mar 10, 2022

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Postingan Bulan ini: 90

    Postingan Tahun ini: 333

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Agung widodo

    Tol Cikampek Lengang, Jumlah Kendaraan Mengarah ke Trans Jawa Turun 6 Persen
    Satgas 412/Kostrad Bersinergi Wujudkan Lingkungan Asri
    Terbaru, ITS Buka Prodi Teknik Telekomunikasi Lewat Jalur Mandiri
    Universitas Brawijaya Gelar Halal Bihalal Secara Hybrid 

    Follow Us

    Recommended Posts

    Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Penjabat Bupati Tapteng dan Penjabat Walikota Tebing Tinggi
    Satgas TMMD ke 113 Kodim 0829/Bangkalan Berikan Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan Desa
    Kapolrestro Tangerang Kota Awasi Harga Minyak Goreng Dijual Sesuai Ketentuan
    Pagelaran Seni Budaya Pesisir Sendeka Dilaok Resmi Dibuka Wakil Bupati Sumbawa Barat
    Karena Malu Seorang Janda Muda di Banjarnegara Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap